Seni dan budaya selaras dengan perdamaian. Tak jarang budayawan dan seniman mengkritik habis-habis segala bentuk kekeliruan perilaku manusia. Mereka melontarkan kritik lewat cara yang kadang abstrak, tak jarang blak-blakan. Harapannya, yang disindir langsung tersentil.
Selain berekspresi lewat seni, seniman juga kerap lugas angkat bicara. "Dari sananya sudah diciptakan seperti itu. Israel tidak pernah akur dengan Palestina," ujar Umar, seorang seniman jalanan di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (3/6).
Sementara Hardi, budayawan yang hobi mengoleksi keris menyatakan bahwa tindakan Israel masih di bawah bayang-bayang Amerika Serikat. Namun, ia menyadari, sebagai negara yang masih bergantung pada Negeri Adikuasa tersebut, Indonesia tak dapat berbuat banyak. "Indonesia banyak utangnya ke Amerika, mana berani mempengaruhi," katanya kemudian. Sumber: Liputan6.com
Baca artikel: Posting Santai NegeriAds.com Solusi Berpromosi
Negeriads.com solusi berpromosi


