
Sebulan setelah beredarnya video seks yang aktornya mirip dengan Nazriel Ilham, Luna Maya, dan Cut Tari, kepastian status Luna dan Cut Tari masih saja simpang siur.
Kamis 1 Juli 2010, Wakil Kepala Divisi Humas Markas Kepolisian, Komisaris Jendral Polisi Zainuri Lubis, mengatakan Cut Tari dan Luna Maya sudah berstatus tersangka. "Kemarin Pak Ito bilang mereka sudah tersangka," kata Zainuri mengutip omongan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi.
Hal serupa juga dinyatakan sumber Tempo yang ikut menyidik kasus Luna dan Cut Tari. "Ya statusnya akan menjadi tersangka," kata sumber Tempo, Selasa malam, 29 Juni 20010.
Menurut sumber itu, bukti-bukti yang mengarahkan mereka menjadi tersangka sudah cukup. Mereka dianggap ikut terlibat dalam pembuatan video seks itu. "Mereka akan dikenai dengan pasal kesusilaan dan pornografi seperti Ariel," sumber itu menambahkan.
Sumber Tempo menambahkan bahwa mereka akan dijemput paksa oleh polisi. Hal itu benar-benar terjadi pada 30 Juni 2010. Cut Tari datang ke kantor Mabes Polri dengan menggunakan polisi. Dia datang bersama suaminya Yusuf Subrata. Namun, saat ditanya soal statusnya Cut Tari hanya tersenyum.
Status Luna dan Cut Tari yang sudah pasti itu kemudian tiba-tiba seperti luntur. Kuasa hukum Luna Maya, OC Kaligis, Kamis 1 Juli 2010, menegaskan, kliennya masih berstatus sebagai saksi skandal video mesum Ariel.
"Belum berubah, masih sebagai saksi," kata dia singkat seusai mendatangi gedung Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian, Kamis, 1 Juli. Kaligis membantah berita yang menyebutkan Luna Maya dan Cut Tari telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sorenya, status itu dikuatkan lagi. Wakil kepala Divisi Hubungan Kemasarakatan, Zainuri Lubis mengatakan Luna Maya dan Cut Tari masih berstatus saksi di video mesum Ariel. Namun, ia menegaskan, kedua artis papan atas itu ada kemungkinan bisa menjadi tersangka.
"Kita tunggu perkembangannya nanti. Apakah ada peningkatan status," kata dia di siaran pers Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Juli. Pernyataan Zainuri ini berbeda dengan pernyataannya sehari sebelumnya.
Mengapa status Luna dan Cut Tari begitu simpang siur? Sumber di Kepolisian menuturkan bahwa "Sekarang polisi hati-hati. Polisi tak mau dituduh melanggar HAM". Karena itu polisi tidak terburu-buru mengumumkan status kedua artis itu.
Itu berbeda dengan saat Ariel ditahan. Polisi menetapkan statusnya tak lama setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berbicara soal video Ariel. Apalagi, meski Ariel belum mengakui membuat video tersebut, polisi telah mengantongi sejumlah bukti dan banyak kesaksian. Salah satu bukti itu adalah komputer di markas band Peterpan di Bandung yang memuat video tersebut. "Mudah-mudahan 10 hari ke depan berkas ariel dapat segera diselesaikan, sehingga tidak perlu menambah masa penahanannya," tutur Zainuri.
Dalam kasus Luna dan Cut Tari, polisi sudah mengantongi pengakuan bahwa pakaian dalam yang ada di video sudah diakui milik Cut Tari. Polisi juga sudah melakukan uji fisik untuk mencocokkan wajah dan fisik para aktor video seks dengan Luna dan Cut Tari. Teman-teman dekat Ariel dan mantan istrinya Sarah Amalia juga sudah diminta kesaksiannya.
Jadi, seperti kata Zainuri "Kita tunggu perkembangannya nanti. Apakah ada peningkatan status." Source: TempoInteraktif.com
Baca Juga:
- Bicara Cinta, Album Baru Peterpan Menakjubkan!
- Ketua DPR Kecam Aksi FPI Bubarkan Acara PDI-P
- Dibawakan Bunga, Ariel Lambaikan Tangan ke Fans
- Polisi Geledah Rumah Cut Tari
- Inilah Surat Ariel untuk Sahabat Peterpan
- Biografi Kristen Stewart
- Shandy Aulia Punya Cowok Baru
- Polisi: Video Porno Dibuat Pada 2009
- Lirik lagu Shakira - Waka Waka This Time For Africa OST Piala Dunia 2010
- Berita Negeriads.com Solusi Berpromosi
Berita Bola Piala Dunia 2010 Gila Bola
Gosip Artis Hot Terbaru
Berita Fenomenal
Mp3 & Lirik Lagu Terpopuler


